Terbaru

Post Top Ad

Your Ad Spot

Sunday, May 27, 2018

Seram, Ternyata Berteman Dengan Mantan Pacar Merupakan Ciri Psikopat




Berakhirnya sebuah hubungan percintaan memang tidak harus diakhiri dengan putusnya tali pertemanan. Tidak sedikit mantan pasangan yang bisa menjalin komunikasi meski sudah menyatakan putus hubungan.

Akan tetapi, penelitian terbaru tidak berpihak pada persahabatan antar dua orang yang sebelumnya menjalin hubungan sebagai pasangan kekasih. Pasalnya studi tersebut menyebutkan bahwa orang yang berteman dengan mantan diklaim memiliki tanda-tanda psikopat.

Sebuah riset yang dipublikasi dalam jurnal Personality and Individual Differences menyatakan hal demikian. Orang-orang yang masih memiliki hubungan baik dengan mantan pacar memang bukan berarti benar-benar psikopat. Namun, beberapa dari mereka diyakini memiliki ciri-ciri kepribadian ‘dark triad’ atau ‘tiga kepribadian gelap’, yakni narsisme, psikopatis, dan Machiavellianisme (menipu atau tidak jujur).

Seorang umum psikopat dikenal karena kemampuan mereka untuk menggunakan pesona palsu. Karena inilah mereka mudah untuk melanjutkan hubungan dengan mantan kekasih, setelah hubungan sebenarnya berakhir, yang memungkinkan mereka merasa terus bisa menuai keuntungan.

Sebuah penelitian dilakukan di Universitas Oakland menganalisis ciri kepribadian dari 861 subyek, dan riwayat hubungan mereka. Subyek ditanyai tentang hubungan mereka saat ini dan juga apakah mereka berteman dengan mantan kekasih mereka. Kemudian, mereka diberi kuesioner untuk menentukan kualitas narsistik dan psikopat.

Menurut hasil penelitian, mereka yang menunjukkan ciri kepribadian ‘gelap’, serupa dengan yang ditemukan pada psikopat. Mereka dilaporkan cenderung tetap berhubungan dengan mantan kekasih karena beberapa alasan yang mengganggu.

“Satu hal tentang psikopat adalah mereka memperlakukan Anda atau siapapun seperti daging. Seperti buaya yang menyimpan daging di bawah batu, kapan pun mereka ingin, mereka cukup mengambil gigitan daging tersebut,” kata Perpetua Neo, seorang dokter psikologi dan ahli dalam kepribadian gelap, seperti dilansir Independent.

“Psikopat dan narsistik menggunakan orang laiknya daging. Jadi, bila Anda terus terhubung dengan mantan kekasih, bisa memperbutuk ikatan trauma dan Anda merasa sangat sulit untuk lepas darinya,” sambung Neo.

Akan tetapi, bukan berarti semua mantan kekasih yang ingin berteman dengan Anda adalah psikopat. Ini akan menjadi sulit jika semua orang berpikir bahwa setiap kali mantan Anda ingin tetap berteman dengan Anda, itu berarti bahwa mereka memiliki kecenderungan psikopat atau motivasi dalam pikiran.

Penelitian ini memang bukan menganjurkan Anda untuk langsung memutuskan hubungan pertemanan dengan mantan. Namun, ada baiknya untuk memperhatikan sikap mantan jika ia mulai mendekati kembali dengan keinginan yang tidak baik.

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

Your Ad Spot